Dugaan Penggelapan Honor Kadus Jate Kecamatan Gili Genting akan Dilaporkan ke Polres Sumenep

Kadus Jate
Foto: Beberapa perangkat Desa Jate Kecamatan Gili Genting Kabupaten Sumenep terlihat santai usai mengikuti kegiatan desa.

‎Sumenep,Kabarkiri.com-Dugaan penggelapan honor Kepala Dusun Kadus Jate Kecamatan Gili Genting Kabupaten Sumenep yang dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) Jate Lismawati akan dilaporkan ke Polres Sumenep.

‎Sebab, lebih setahun mantan Kadus Jate Dafid Fargiyanto menunggu pencairan honor selama tujuh (7) bulan yang tidak kunjung ada kejelasan.

‎Bahkan sempat tertipu, honor sejak Juni 2024 hingga Januari 2025 akan dicairkan bilamana yang bersangkutan membuat surat pengunduran diri sebagai Kadus.

‎”Insya Allah dalam waktu dekat ini akan sy laporkan persoalan ini ke pihak berwenang,” ujarnya, Sabtu (22/11/2025).

‎Dafid sapaan akrabnya menegaskan, apabila kejadian ini tidak segera mendapat tindakan tegas, maka bisa dipastikan kebijakan Pemerintahan Desa (Pemdes) Jate akan semena-mena.

‎”Harusnya sebagai seorang pemimpin tingkat desa, bisa memberikan contoh yang baik terhadap rakyatnya,” tegasnya.

‎Sekedar diketahui, kepemimpinan Lismawati sebagai Kades Jate Kecamatan Gili Genting Kabupaten Sumenep cukup menuai rasa kecewa dari  perangkatnya.

‎Sebab, selama tujuh bulan Kadus Kaleng Mangga Desa Jate Kecamatan Gili Genting Sumenep Dafid Fargiyanto tidak menerima honor.

‎Honor senilai Rp2.050.000,00 tidak diterima dari bulan Juli 2024 hingga Januari 2025. Bahkan sempat diiming-imingi pencairan honor dengan persyaratan harus mengundurkan diri sebagai perangkat.

‎”Jadi waktu itu saya disuruh membuat surat pengunduran diri sebagai Kadus,” ujarnya.

‎Dia mengaku, setelah membuat surat pengunduran diri tertanggal 1 Februari 2025 atas perintah suami kades yang disampaikan bendahara desa, justru janji pencairan honor tidak ditepati hingga saat ini.

‎”Sesuai perkataan dari bendahara desa, kalau sudah menandatangani surat pengunduran diri honor bisa diambil ke rumah kades,” ucapnya.

‎Namun, setelah didatangi ke rumah kades, bukan honor yang diterima sesuai janji kades. “Waktu itu saya tidak datang sendiri, melainkan keluarga saya.

‎Sementara itu, Kades Jate Kecamatan Gili Genting Sumenep Lismawati belum memberikan respon.

‎Meski upaya konfirmasi sudah dilakukan, baik menggunakan via pesan singkat WhatShapp maupun konfirmasi telepon langsung ke nomor ponselnya enggan direspon. (isw)

Exit mobile version